Selasa, 09 Juli 2024

ROCKY GERUNG DIBACEM REKTOR UNIBA | GUS MIFTAH NGAKAK GULING GULING

 


Bali - Miftakur Rohmad Perdebatan antara Rocky Gerung dan Rektor Universitas Balikpapan (Uniba), Isradi Zainal, terjadi dalam forum diskusi kampus tentang pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sekitar Juni 2024. Intinya adalah benturan antara kritik skeptis vs pembelaan berbasis data lapangan.

Lihat Juga 

Posisi Rocky Gerung: Kritik keras terhadap IKN

Rocky datang sebagai pembicara kritis. Beberapa poin utamanya:

1. Ia menyebut pembangunan IKN lebih sebagai “ambisi politik Presiden” daripada kebutuhan

 objektif negara.

2. Menilai proyek ini belum siap, bahkan menyinggung hal mendasar seperti ketersediaan air dan

 kesiapan infrastruktur.

3. Skeptis terhadap minat investor dan keberlanjutan proyek.

4. Menganggap publik tidak terlalu antusias terhadap proyek besar tersebut

Secara umum, Rocky memosisikan IKN sebagai proyek yang sarat kepentingan politik, berisiko, dan

 belum matang secara teknis maupun ekonomi.

Silahkan melihat videonya disini



Posisi Rektor Uniba: Membantah dengan data lapangan

Rektor Uniba, yang sering mengunjungi lokasi IKN, langsung menanggapi dan membantah:

1. Ia menilai data Rocky tidak akurat atau tidak terbaru.

2. Menegaskan bahwa kondisi lapangan berbeda dari yang digambarkan Rocky

3. Contoh bantahan:

Soal air: bukan air tanah, tapi dari waduk (air permukaan)

Soal lahan bermasalah: angka yang disebut Rocky dianggap terlalu besar.

Soal investor: sudah ada beberapa tahap groundbreaking (tanda investasi berjalan)

Rektor bahkan menyindir bahwa Rocky kurang memahami kondisi nyata karena belum melihat langsung secara detail.

Lihat juga 

Diskusi berlangsung terbuka dan cukup panas, tapi tetap dalam format akademik. Keduanya saling memotong argumen dengan sudut pandang berbeda:

1.Rocky → pendekatan kritik filosofis dan politik.

2. Rektor → pendekatan empiris dan teknokratis

Perdebatan ini justru jadi contoh “kampus sebagai ruang dialektika” (adu gagasan)


 

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar